Administrasi Server
Tugas dan Tanggung Jawab Admin Server
Admin Server
1.
Seorang Server Administrator atau admin memiliki
kontrol secara keseluruhan terhadap server.
2.
Secara garis besar, peran Server Administrator
itu sendiri antara lain merancang, menginstal, mengelola, dan mengoptimalkan
server dan komponen yang terkait agar server tersebut mencapai kinerja yang
tinggi termasuk didalamnya memastikan bahwa server dalam keadaan selalu sedia
(High Availability).
3.
Server Administrator juga bertanggung jawab
terhadap keamanan fisik server, integritas data, dan mengamankan data yang ada
di datacenter/server farm.
Tugas Admin Server
Server
Monitoring
Server
Management
Server
Update
System
Recovery
Space
Monitoring
Backup
Dokumentasi
Server Monitoring
v Memastikan
bahwa Server telah tersetting sebagaimana mestinya.
v Mengawasi
server apakah berfungsi dengan baik atau tidak.
v Mengelola
log server dan menganalisa trafik terhadap server dalam bentuk laporan berkala
dalam waktu 1 minggu sekali (Weekly Report).
Server Management
v Mengatur
struktur direktori di server.
v Bertanggungjawab
terhadap konfigurasi server baik dari sisi keamanan maupun fitur-fitur (modul)
yang perlu di sediakan.
v Membuat
user dan mengatur hak akses masing-masing.
v Membuat
Account user untuk mengakses server (email, etc).
Server Update
v Melakukan
proses update terhadap operating system yang digunakan, misalkan update patch,
dsb
v Melakukan
proses update terhadap aplikasi pendukung yang digunakan, misalnya PHP, MySQL,
AntiSpam, AntiVirus, dsb.
System Recovery
v Mengambil
tindakan secepatnya bila terjadi error/trouble yang terjadi pada sistem.
v Mengambil
tindakan secepatnya bisa terjadi kesalahan yang diakibatkan oleh sistem.
Space Monitoring
Mengawasi
pemakaian space server. Untuk memonitor space server dapat menggunakan beberapa
tools yang memang dirancang khusus untuk keperluan monitoring.
http://www.poweradmin.com/servermonitor/
Backup
v Melakukan
proses backup data secara berkala.
v Pada
mail server, backup email dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya
adalah menggunakan tool yang khusus dibuat untuk keperluan backup dan
archiving. Contoh tools adalah MailArchiva. Info lebih lanjut : https://www.mailarchiva.com/
Dokumentasi
Membuat
dokumentasi server merupakan hal yang sangat dianjurkan. Hal ini akan sangat
berguna dalam membantu server administrator untuk mengingat pemetaan server,
dsb
Tanggung Jawab Admin Server
Keamanan (Security)
Manajemen User (User Administration)
Membuat Cadangan (Backups)
Penanganan Masalah (Trouble Shooting)
Perbaikan dan Peningkatan (Upgrades)
Keamanan (Security)
Komputer dalam jaringan dan data harus terproteksi
dari pihak yang tidak berhak.
Pencegahan pelanggaran keamanan
dari suatu percobaan atau niat jahat.
Manajemen User
Administrator
Jaringan memberikan akses kepada Jaringan.
•Membuat User Account
•Mengurus User Account
•Menghapus User Account
ü
Hak Administrator diatas, didasarkan atas professional
pekerjaan. Sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
PenangananMasalah (Troubleshooting)
Mengatasi dengan segera segala permasalahan yang
terjadi dalam jaringan (persoalan-persoalan teknis yang umum)
Menjaga aktivitas jaringan setiap
harinya, bertanggung jawab agar jaringan tetap berjalan dengan baik.
Upgrades
Melakukan perbaikan dan peningkatan seiring dengan
perkembangan Teknologi yang terjadi
Seorang Administrator Jaringan mencoba untuk
mengadaptasi teknologi terbaru dengan tidak menggangu aktivitas yang sedang
berjalan
MembuatCadangan (Backups)
Melakukan pem-backup-an data pada file server
jaringan.
Mengantisipasi terhadap kejadian yang diluar dugaan
(bencana, kemalangan)
Identifikasi Ancaman
Identifikasi Ancaman
Malware
Security Breaches
Denial of Service Attack
Web Attack
Session Hijacking
DNS Poisoning
Malware
Malware merupakan bentuk umum dari software jahat yang
bertujuan untuk merusak atau membuat system tidak bekerja dengan semestinya.
Jenis Malware :
Virus
Trojan
Spyware
Security Breaches
Jenis ancaman yang merupakan penerobosan keamanan pada
suatu system. Dengan melakukan akses yang tidak biasa terhadap system. Termasuk
didalamnya melakukan akses illegal dengan :
Password Cracking
Elevating Privilages
Merusak langsung system pada server
Hal lain yang bersifat Hacking
Denial of Service Attack
Ancaman ini tidak dilakukan langsung terhadap system.
Tetapi mencegah pengguna yang berhak dan memiliki akses yang legal kesulitan
mendapat pelayanan dari system yang diakses.
Cara yang paling umum digunakan adalah dengan memenuhi
system target dengan Connection Request secara terus menerus sehingga system
tidak dapat merespon request dari user yang berhak. Efek lainnya adalah membuat
system itu sendiri down dan sulit diakses. Ancaman ini biasa dilakukan terhadap
website-website.
Web Attack
Jenis ancaman lainnya yang menyerang website.
Penyerangan ini dilakukan biasanya untuk melumpuhkan system dari website yang
dituju. Salah satu contoh cara penyerangannya adalah dengan meninjeksi script
SQL langsung ke server website yang memanipulasi form login sehingga dapat
login dengan hak administrator maupun sebagai user biasa.
Session Hijacking
Ancaman yang lebih bersifat kompleks. Bentuknya ialah
dengan membajak atau memonitoring session yang dilakukan antara client dengan
server. Sehingga mengetahui aktifitas yang dilakukan oleh client maupun server
itu sendiri.
DNS Poisoning
Semua yang dilakukan dalam berkomunikasi di internet
pasti melibatkan DNS (Domain Name Service). Sehingga jenis ancaman ini
menggunakan DNS untuk melakukan pengalihan trafik atau request yang dilakukan
oleh user. Seperti Domain Names yang biasa digunakan adalah www.facebook.com
akan diterjemahkan oleh router menjadi sebuah IP Address. Namun ancaman ini
membuat router mengalihkan akses atau IP Address yang diterjemahkan ke IP
Address lain yang tujuannya untuk mencuri berbagai informasi korbannya.
Hal-Hal yang Harus Diketahui Admin
OSI model
Konsep TCP/IP
Pengarsipan Hardware, Drive, OS
Layanan Jaringan
Kemanan Jaringan
Istilah IT
Kualitas Transfer Data
Routing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar