Administrasi
Server
Tugas dan Tanggung
Jawab Admin Server
Admin Server
Seorang Server
Administrator atau admin memiliki kontrol secara keseluruhan terhadap server.
Secara garis
besar, peran Server Administrator itu sendiri antara lain merancang,
menginstal, mengelola, dan mengoptimalkan server dan komponen yang terkait agar
server tersebut mencapai kinerja yang tinggi termasuk didalamnya memastikan
bahwa server dalam keadaan selalu sedia (High Availability).
Admin Server
Server Administrator
juga bertanggung jawab terhadap keamanan fisik server, integritas data, dan
mengamankan data yang ada di datacenter/server farm.
Tugas Admin Server
Server Monitoring
Server Management
Server Update
System Recovery
Space Monitoring
Backup
Dokumentasi
Server Monitoring
vMemastikan bahwa Server telah
tersetting sebagaimana mestinya.
vMengawasi server apakah berfungsi
dengan baik atau tidak.
vMengelola log server dan menganalisa
trafik terhadap server dalam bentuk laporan berkala dalam waktu 1 minggu sekali
(Weekly Report).
Server Management
vMengatur struktur direktori di server.
vBertanggungjawab terhadap konfigurasi
server baik dari sisi keamanan maupun fitur-fitur (modul) yang perlu di
sediakan.
vMembuat user dan mengatur hak akses
masing-masing.
vMembuat Account user untuk mengakses
server (email, etc).
Server Update
vMelakukan proses update terhadap
operating system yang digunakan, misalkan update patch, dsb
vMelakukan proses update terhadap aplikasi
pendukung yang digunakan, misalnya PHP, MySQL, AntiSpam, AntiVirus, dsb.
System Recovery
vMengambil tindakan secepatnya bila
terjadi error/trouble yang terjadi pada sistem.
vMengambil tindakan secepatnya bisa
terjadi kesalahan yang diakibatkan oleh sistem.
Space Monitoring
Mengawasi
pemakaian space server. Untuk memonitor space server dapat menggunakan beberapa
tools yang memang dirancang khusus untuk keperluan monitoring.
http://www.poweradmin.com/servermonitor/
Backup
vMelakukan proses backup data secara
berkala.
vPada mail server, backup email dapat
dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah menggunakan tool yang
khusus dibuat untuk keperluan backup dan archiving. Contoh tools adalah
MailArchiva. Info lebih lanjut : https://www.mailarchiva.com/
Dokumentasi
Membuat
dokumentasi server merupakan hal yang sangat dianjurkan. Hal ini akan sangat
berguna dalam membantu server administrator untuk mengingat pemetaan server,
dsb
Tanggung Jawab
Admin Server
Keamanan
(Security)
Manajemen User
(User Administration)
Membuat Cadangan
(Backups)
Penanganan Masalah
(Trouble Shooting)
Perbaikan dan
Peningkatan (Upgrades)
Keamanan
(Security)
Komputer dalam
jaringan dan data harus terproteksi dari pihak yang tidak berhak.
Pencegahan pelanggaran keamanan
dari suatu percobaan atau niat jahat.
Manajemen User
Administrator
Jaringan memberikan akses kepada Jaringan.
•Membuat User Account
•Mengurus User Account
•Menghapus User Account
ü
Hak Administrator diatas, didasarkan atas professional pekerjaan.
Sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
PenangananMasalah
(Troubleshooting)
Mengatasi dengan
segera segala permasalahan yang terjadi dalam jaringan (persoalan-persoalan
teknis yang umum)
Menjaga aktivitas jaringan setiap
harinya, bertanggung jawab
agar jaringan tetap berjalan dengan baik.
Upgrades
Melakukan
perbaikan dan peningkatan seiring dengan perkembangan Teknologi yang terjadi
Seorang
Administrator Jaringan mencoba untuk mengadaptasi teknologi terbaru dengan
tidak menggangu aktivitas yang sedang berjalan
MembuatCadangan
(Backups)
Melakukan
pem-backup-an data pada file server jaringan.
Mengantisipasi
terhadap kejadian yang diluar dugaan (bencana, kemalangan)
Identifikasi
Ancaman
Identifikasi
Ancaman
Malware
Security Breaches
Denial of Service
Attack
Web Attack
Session Hijacking
DNS Poisoning
Malware
Malware merupakan
bentuk umum dari software jahat yang bertujuan untuk merusak atau membuat
system tidak bekerja dengan semestinya. Jenis Malware :
Virus
Trojan
Spyware
Security Breaches
Jenis ancaman yang
merupakan penerobosan keamanan pada suatu system. Dengan melakukan akses yang
tidak biasa terhadap system. Termasuk didalamnya melakukan akses illegal dengan
:
Password Cracking
Elevating
Privilages
Merusak langsung
system pada server
Hal lain yang
bersifat Hacking
Denial of Service
Attack
Ancaman ini tidak
dilakukan langsung terhadap system. Tetapi mencegah pengguna yang berhak dan
memiliki akses yang legal kesulitan mendapat pelayanan dari system yang
diakses.
Cara yang paling
umum digunakan adalah dengan memenuhi system target dengan Connection Request
secara terus menerus sehingga system tidak dapat merespon request dari user
yang berhak. Efek lainnya adalah membuat system itu sendiri down dan sulit
diakses. Ancaman ini biasa dilakukan terhadap website-website.
Web Attack
Jenis ancaman
lainnya yang menyerang website. Penyerangan ini dilakukan biasanya untuk
melumpuhkan system dari website yang dituju. Salah satu contoh cara
penyerangannya adalah dengan meninjeksi script SQL langsung ke server website
yang memanipulasi form login sehingga dapat login dengan hak administrator
maupun sebagai user biasa.
Session Hijacking
Ancaman yang lebih
bersifat kompleks. Bentuknya ialah dengan membajak atau memonitoring session
yang dilakukan antara client dengan server. Sehingga mengetahui aktifitas yang
dilakukan oleh client maupun server itu sendiri.
DNS Poisoning
Semua yang
dilakukan dalam berkomunikasi di internet pasti melibatkan DNS (Domain Name
Service). Sehingga jenis ancaman ini menggunakan DNS untuk melakukan
pengalihan trafik atau request yang dilakukan oleh user. Seperti Domain Names
yang biasa digunakan adalah www.facebook.com akan diterjemahkan oleh router
menjadi sebuah IP Address. Namun ancaman ini membuat router mengalihkan akses
atau IP Address yang diterjemahkan ke IP Address lain yang tujuannya untuk
mencuri berbagai informasi korbannya.
Hal-Hal yang Harus
Diketahui Admin
OSI model
Konsep TCP/IP
Pengarsipan
Hardware, Drive, OS
Layanan Jaringan
Kemanan Jaringan
Istilah IT
Kualitas Transfer
Data
Routing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar