Sistem Operasi
Jaringan
Materi 1. Jenis
Sistem Operasi Jaringan
Pengertian Sistem
Operasi
Sistem operasi
(bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah seperangkat program yang
mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum
untuk aplikasi perangkat lunak.
Jenis-Jenis Sistem
Operasi Jaringan
Close Source
Open Source
Close Source
Close source
adalah suatu software yang kode sourcenya tidak dipublikasikan, contohnya
adalah Microsoft Windows
Secara umum,
lisensi akses ke program kode sumber tidak diberikan
Close Source
Kode sumber dari
program tersebut dapat dianggap sebagai rahasia dagang perusahaan
Keuntungan Close
Source
Kestabilan sistem
terjamin karena ada penangung jawab resmi.
Support langsung
dari pemilik aplikasi /program.
Mudah mendapatkan
sertifikasi.
Lebih mudah
digunakan / dipelajari / dipahami karena mayoritas pengguna menggunakannya (
pada daerah tertentu ).
Kekurangan Close
Source
Tidak ada support
khusus / langsung dari pembuat (developer).
Celah yang
terbuka, bisa dimanfaatkan untuk pengambilan informasi.
Sosialisasi
pemakaian, agak sulit, karena umumnya pengguna menggunakan close source
(e.g.Windows),hanya pada daerah tertentu).
Sulit untuk mendapatkan
sertifikasi.
Kekurangan Close
Source
Adanya lisensi
yang mengharuskan pengguna untuk menyediakan dana /financial.
Pengembangan
terbatas.
Diperlukan
antivirus.
Aplikasi umumnya
tersedia berbayar.
Deteksi kelemahan
aplikasi menunggu feedback dari pengguna.
Contoh Close
Source
Operating System
(Sistem Operasi), contoh : Microsoft Windows.
Languages (Bahasa
Pemrograman), contoh : Visual Basic, ASP, Pascal.
Web Browser,
contoh : Internet Explorer
Aplication (Aplikasi),
contoh : Adobe Photoshop, CorelDraw
Office Suites
(Aplikasi perkantoran), contoh : Microsoft Office Server
Antivirus, contoh
: Norton Antivirus, McAfee . Games, contoh : FIFA 2006, Winning Eleven,
Spiderman
Open Source
Open source adalah
perangkat lunak dimana kode program terbuka dan disediakan oleh pengembangnya
secara umum agar dapat dipelajari, diubah atau dikembangkan lebih lanjut dan
disebar luaskan.
Kode Program yang
dimaksud adalah perintah-perintah yang diketikkan berdasarkan logika yang benar
Open Source
Open source (kode
program terbuka) dipopulerkan tahun 1998. Sejarah perangkat lunak open source
lahir sejak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di
universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon,
dan MIT pada tahun 1960-an dan 1970-an.
Keuntungan Open
Source
Banyak tenaga
(SDM) yang berperan mengerjakan proyek
Kesalahan (bugs,
error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki
Kualitas hasil
lebih terjamin karena komunitas melakukan evaluasi
Lebih aman
Hemat biaya
Tidak mengulangi
development
Kekurangan Open
Source
Kurangnya SDM yang
dapat memanfaatkan open source
Tidak adanya
proteksi terhadap HAKI
Contoh Open Source
Linux:Ubuntu, Red
Hat, Mandriva, CentOS, Fedora, Blankon, OpenSUSE, Clear OS
Open BSD dan Free
BSD
Open Solaris dan
Solaris
Tidak ada komentar:
Posting Komentar